Tanda-tanda Autisme pada BALITA

Meta Description: Kenali tanda-tanda autisme pada balita seperti kontak mata terbatas, kurang merespons nama, keterlambatan bicara, dan kesulitan berinteraksi.

Tanda-tanda autisme pada balita dapat terlihat dari cara anak berkomunikasi, berinteraksi, bermain, dan merespons lingkungan di sekitarnya. 

Setiap anak memiliki perkembanganyang berbeda, sehingga munculnya satu tanda belum tentu menunjukkan bahwa anak mengalami autisme.

Namun, orang tua sebaiknya memperhatikan apabila terdapat beberapa pola perkembangan yang berbeda secara konsisten. CDC menyebut beberapa tanda awal yang perlu diperhatikan antara lain kurang merespons ketika namanya dipanggil, jarang menunjuk untuk menunjukkan ketertarikan, serta keterlambatan kemampuan komunikasi.

Gejala khas autis pada anak seperti menutup telinga, menderetkan mainan, menyukai benda berputar dan sebagainya 


Tanda-Tanda Autisme pada Balita

Berikut beberapa tanda autisme pada balita yang perlu diperhatikan orang tua:

1. Kurang Merespons Namanya

Balita dengan tanda awal autisme sering terlihat tidak menoleh, tidak bereaksi, atau tampak “tidak mendengar” ketika namanya dipanggil. 

Hal ini bisa terjadi meskipun anak tidak sedang fokus pada aktivitas yang terlalu menarik. Dalam beberapa kasus, anak juga tampak lebih responsif terhadap suara lain yang ia sukai, tetapi kurang konsisten saat dipanggil oleh orang tua atau orang di sekitarnya.

2. Kontak Mata Terbatas

Anak dapat menunjukkan kontak mata yang sangat singkat atau bahkan menghindari tatapan langsung saat diajak berbicara, bermain, atau berinteraksi. Kontak mata yang terbatas ini sering terlihat sejak usia dini, misalnya anak lebih memilih melihat objek atau mainan daripada wajah orang yang sedang berinteraksi dengannya. 

Kondisi ini dapat membuat proses komunikasi dua arah menjadi kurang terbangun secara alami.

3. Perkembangan Bicara Terlambat

Beberapa balita dengan tanda autisme mengalami keterlambatan dalam perkembangan bahasa, seperti belum mengucapkan kata sederhana pada usia yang seharusnya, memiliki kosakata yang sangat terbatas, atau tidak menggabungkan kata menjadi kalimat sederhana.

Selain itu, anak juga bisa kesulitan menggunakan bahasa untuk tujuan sosial, misalnya untuk meminta sesuatu, menyampaikan keinginan, atau merespons percakapan secara tepat.

4. Jarang Menunjuk atau Berbagi Ketertarikan

Anak mungkin tidak menunjukkan gestur menunjuk (pointing) untuk memperlihatkan sesuatu yang menarik perhatiannya, seperti mainan, hewan, atau benda tertentu. Selain itu, anak juga cenderung tidak berusaha berbagi pengalaman dengan orang lain, misalnya tidak membawa mainan untuk diperlihatkan kepada orang tua atau tidak mencoba menarikperhatian orang lain terhadap hal yang ia sukai. 

Hal ini dapat menjadi tanda adanya perbedaan dalam perkembangan interaksi sosial.

Pentingnya Pemeriksaan Tumbuh Kembang

Tanda di atas tidak dapat digunakan sebagai diagnosis autisme. Pemeriksaan tumbuh kembang oleh tenaga profesional diperlukan untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan anak secara lebih tepat.

Jika Anda mulai melihat adanya tanda-tanda autisme pada balita atau perkembangan komunikasi yang tampak berbeda dibandingkan anak seusianya, sebaiknya segera lakukan konsultasi tumbuh kembang anak ke:

KEYSTONE KIDS CENTER - Klinik Tumbuh Kembang Anak

0895 2009 0000

088 1010 18 1111

Comments

Popular posts from this blog

Berbahasa Verbal dengan Metode AVT ( Audio Verbal Therapy )

Terapi Perilaku ABA ( Applied Behavior Analysis ) dan Manfaatnya Untuk Anak dengan Masalah Perilaku

Cara Merangsang Anak agar Cepat Jalan