Mudahnya Belajar Bahasa Isyarat dengan Metode Bisindo
Mudahnya Belajar Bahasa Isyarat dengan Metode Bisindo
Belajar bahasa isyarat bisa dengan metode Bisindo karena lebih banyak digunakan oleh komunitas tuli di Indonesia sebab bisa disesuaikan dengan dialek daerah
Dalam belajar bahasa isyarat ada dua jenis metode yang bisa Anda gunakan. Diantaranya adalah Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) dan Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI).
Metode Bisindo lebih banyak peminat karena bervariasi bahkan bisa menggunakan dialek daerah. Cara belajar bahasa isyarat ini bisa melalui pusat pengajaran Bisindo yang tersebar di seluruh kota besar di Indonesia.
Asal Usul Bisindo
Bisindo adalah bahasa ibu yang berkembang secara alami dalam komunitas tuli di Indonesia. Perbedaannya dengan SIBI ialah isyarat khusus morfem imbuhannya mengikuti bahasa Indonesia, sehingga SIBI lebih panjang kata-katanya daripada Bisindo.
Istilah Bisindo sendiri pertama kali muncul saat resolusi kongres ke-7 Gerkatin di Makassar tahun 2006. Menurut Linguis Nicholas Palfreyman yang juga seorang tuli mengatakan bahwa Bisindo memiliki ragam baku yang definitif. Bisindo muncul di Jakarta kemudian populer di daerah lainnya.
Bahasa isyarat ini populer karena menggunakan ragam daerah yang unik sehingga lebih sering dikenal sebagai bahasa isyarat asli Indonesia.
Berbeda dengan SIBI yang mengadaptasi American Sign Language sehingga pemerintah menggunakannya sebagai patokan pendidikan luar biasa. Dalam struktur bahasa dan lisannya menggunakan awalan dan akhiran.
SIBI memiliki kosa kata yang lebih rumit dan baku daripada Bisindo.
Hal ini juga membuat Bisindo lebih sering digunakan. Meskipun begitu keduanya membutuhkan pedagogik agar siswa tuli bisa mempelajari tekniknya untuk berkomunikasi.
Metode Bisindo
Dalam pengajaran Bisindo, penggunanya akan memakai dua tangan agar mempermudah lawan bicara memahami apa yang ia katakan.
Perbedaan inilah juga yang menjadi perbedaan dengan SIBI.
1. Pengenalan Angka
Pengenalan angka Bisindo bisa menggunakan satu tangan pada bilangan 0-5. Untuk bilangan di atasnya akan memakai dua tangan. Untuk bilangan kelipatan puluhan ke atas isyarat tangan akan mundur ke arah kiri untuk memperjelas digitnya.
Misalnya saja untuk mengatakan angka 11 maka isyaratnya menunjukan kesepuluh
jari terlebih dulu kemudian menunjukan jari tengah untuk memperlihatkan digit kedua.
2. Pengenalan Huruf
Dalam mengenali huruf abjad, Bisindo menggunakan dua tangan untuk
mendeskripsikan beberapa huruf. Misalnya saja untuk huruf A,B, D, F, G,H, N, P, Q, S,
T, W,X ,Y.
Sementara huruf dengan satu tangan yakni C, I, L, O, U, dan V. dalam abjad SIBI keseluruhan huruf abjad hanya menggunakan satu tangan saja.
3. Tata Bahasa
Untuk menyatakan satu suku kata bisa menggunakan lebih dari 2 isyarat. Misalnya saja untuk menandakan kata sudah ada empat variasi.
Variasi pertama dengan menggunakan telapak tangan terbuka atau flat handshape serta gerakan memutar pergelangan tangan.
Variasi kedua bisa telapak tangan terbuka dengan perubahan arah lambat, memutar pergerakan tangan sebaliknya.
Variasi ketiga bisa membuka telapak tangan terbuka ke arah depan pengisyarat dan gerakan mendorong kehadapan. Selanjutnya ada pula variasi yang memakai isyarat jempol teracung dan sedikit gerakan kecil didepan.
Bisindo memiliki tata bahasa sendiri dan terlepas dari bahasa baku sehingga lebih banyak pengguna tuli yang memakainya.
Kesimpulan
Dalam mempelajari bahasa isyarat biasanya pengguna tuli lebih banyak memakai Bisindo. Pengenalan huruf dan angka serta tata bahasanya lebih bervariasi daripada SIBI.
Dalam mengungkapkan angka atau huruf Bisindo menggunakan dua tangan. Ini juga yang membedakannya dengan SIBI.
Bisindo merupakan bahasa isyarat yang memiliki dialek kedaerahan. Belajar bahasa isyarat ini bisa pula melalui organisasi Bisindo, seperti Pusbisindo yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.
Informasi lebih lanjut tentang pelajaran bahasa isyarat silahkan hubungi kami
Keystone Kids Center
0852 1212 1285
Referensi:
https://www.klobility.id/post/perbedaan-bisindo-dan-sibi
https://meenta.net/belajar-bahasa-isyarat-dasar/
https://berita.99.co/bahasa-isyarat-di-indonesia-contoh-kata/
https://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Isyarat_Indonesia
Comments
Post a Comment